4 Asam tartarat (tartaric acid) adalah asam organik dicarboxylic yang banyak terdapat secara alami dalam buah-buahan, terutama anggur. Dalam industri makanan dan minuman, asam tartarat digunakan sebagai pengatur keasaman, bahan pengembang dalam kue (reaksi dengan baking soda), dan sebagai antioksidan.
π§ͺ Apa itu Asam Tartarat?
- Nama kimia: 2,3-dihidroksibutan-1,4-dikarboksilat
- Rumus molekul: CβHβOβ
- Sifat: padatan kristalin putih, mudah larut dalam air dan bersifat asam kuat untuk asam organik.
- Peran alami: tersedia dalam anggur dan produk fermentasinya (seperti wine). Selama fermentasi wine, asam tartarat tetap stabil dan dapat mengkristal di dasar tangki atau botol sebagai “wine diamonds.”
π· Asam Tartarat dalam Fermentasi Anggur
Saat anggur difermentasi menjadi wine, banyak asam yang tetap terlarut. Namun karena solubilitas asam tartarat menurun saat suhu turun, kristal garam tartarat mulai terbentuk terutama saat penyimpanan dingin.
Endapan yang Terbentuk
- Endapan ini sering disebut tartar, yaitu garam-garam kalium dari asam tartarat yang mengkristal.
- Salah satu bentuk turunan yang umum adalah cream of tartar (kalium hydrogen tartrate).
π§« Proses Ekstraksi Asam Tartarat dari Sedimen Fermentasi Anggur
Secara umum, berikut langkah-langkah ekstraksi yang dilakukan di industri:
- Koleksi Sedimen (Tartar)
- Wine yang didinginkan akan membentuk endapan kristal tartar di dasar wadah.
- Endapan ini dikumpulkan sebagai bahan baku.
- Pencucian Endapan
- Kristal tartar dicuci dengan air untuk menghilangkan sisa-sisa wine yang tidak diinginkan.

- Pencucian ulang memastikan kualitas bahan dasar yang lebih murni.
- Kristal tartar dicuci dengan air untuk menghilangkan sisa-sisa wine yang tidak diinginkan.
- Pengolahan Menjadi Cream of Tartar
- Endapan tartar diproses untuk menghasilkan kalium hydrogen tartrate (KHT).
- Ini bisa dilanjutkan menjadi bentuk yang lebih halus atau diformulasikan sesuai kebutuhan pangan.
- Konversi ke Asam Tartarat
- Untuk mendapatkan asam tartarat murni, cream of tartar dapat diolah lebih lanjut:
- Dilarutkan dalam air.

- Disaring untuk menghilangkan kotoran.
- Melalui proses penetralan dengan basa (misalnya NaOH) → menghasilkan tartrat natrium atau garam lainnya.
- Re-asamkan dengan asam kuat → menghasilkan asam tartarat bebas.
- Disuling / dikristalkan kembali untuk kemurnian tinggi.
- Dilarutkan dalam air.
- Untuk mendapatkan asam tartarat murni, cream of tartar dapat diolah lebih lanjut:
- Kristalisasi Akhir
- Larutan asam tartarat murni dikonsentrasikan dan didinginkan sehingga kristal asam tartarat terbentuk.
- Kristal dikeringkan → produk siap dipasarkan atau digunakan.
π§ Ringkasan
| Tahapan | Inti Proses |
|---|---|
| Fermentasi anggur | Asam tartarat tetap terlarut → endapan terbentuk saat dingin |
| Pengambilan sedimen | Endapan tartar dikumpulkan |
| Pencucian | Menghilangkan kontaminan dari wine |
| Pengolahan ke cream of tartar & asam tartarat | Melibatkan pelarutan, penetralan, re-asamkan, dan kristalisasi |
Karakteristik Fisik Senyawa Asam Tartarat
4 Berikut uraian bentuk kristal, titik leleh, dan sifat optik aktif dari isomer-isomer asam tartarat (CβHβOβ). Asam tartarat memiliki dua pusat kiral, sehingga terdapat tiga isomer utama: dua enansiomer optik aktif dan satu isomer meso (tidak aktif optik).
1. Isomer Optik Aktif: D-(+)-Asam Tartarat
(juga dikenal sebagai L-(+)-tartaric acid dalam konvensi lama)
π· Bentuk Kristal
- Kristal monoklinik, transparan–putih
- Bentuk prisma atau rombohedral kecil
- Dapat membentuk kristal kembar (twinning)
π₯ Titik Leleh
- ≈ 170–172 °C
- Terurai (dekomposisi) sebelum benar-benar mendidih

π Sifat Optik
- Optik aktif
- Memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan (dextrorotatory, +)
- Nilai rotasi spesifik (larutan air, 20 °C): [α]α΄° ≈ +12°
2. Isomer Optik Aktif: L-(–)-Asam Tartarat
(enansiomer dari D-(+)-asam tartarat)
π· Bentuk Kristal
- Sama secara fisik dengan isomer D
- Kristal monoklinik, morfologi identik (tetapi “cermin” secara kiral)
π₯ Titik Leleh
- ≈ 170–172 °C (sama dengan D-isomer)

π Sifat Optik
- Optik aktif
- Memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri (levorotatory, –)
- Nilai rotasi spesifik: [α]α΄° ≈ –12°
π Catatan penting: D dan L memiliki sifat fisik identik (titik leleh, kelarutan), kecuali arah rotasi optik.
3. Isomer Tidak Aktif Optik: Asam meso-Tartarat π· Bentuk Kristal
- Kristal berbeda secara internal karena memiliki bidang simetri
- Umumnya kristal monoklinik, lebih stabil secara internal
π₯ Titik Leleh
- ≈ 140–143 °C (lebih rendah dibandingkan isomer optik aktif)
π Sifat Optik
- Tidak optik aktif
- β Tidak memutar cahaya terpolarisasi
- Penyebab: kompensasi internal (dua pusat kiral berlawanan → rotasi saling meniadakan)
4. Ringkasan Perbandingan Isomer Asam Tartarat
| Isomer | Aktivitas Optik | Arah Rotasi | Titik Leleh (°C) | Ciri Utama |
|---|---|---|---|---|
| D-(+)-asam tartarat | Aktif | Kanan (+) | 170–172 | Alami dalam anggur |
| L-(–)-asam tartarat | Aktif | Kiri (–) | 170–172 | Enansiomer D |
| meso-asam tartarat | Tidak aktif | – | 140–143 | Simetri internal |
π§ Kesimpulan Konseptual
- Optik aktif muncul karena ketiadaan bidang simetri.
- Isomer meso tetap tidak aktif optik meskipun punya atom karbon kiral.
- Studi klasik tentang asam tartarat menjadi dasar stereokimia modern dan pemahaman tentang kiralitas molekul.
Kegunaan Senyawa Asam Tartarat Pada Industri
4 Berikut adalah tabel pemetaan kegunaan asam tartarat dalam berbagai industri, khususnya industri pangan (baking powder), farmasi, dan tekstil, dilanjutkan dengan penjelasan rinci kegunaannya.
π Tabel Kegunaan Asam Tartarat dalam Berbagai Industri
| Industri | Bentuk / Peran Asam Tartarat | Kegunaan Utama | Contoh Aplikasi |
|---|---|---|---|
| Pangan (Baking Powder) | Asam tartarat / potassium hydrogen tartrate (cream of tartar) | Penghasil gas COβ (pengembang) dan pengatur keasaman | Kue, roti cepat saji, biskuit |
| Farmasi | Eksipien, penstabil, agen pengatur pH | Meningkatkan stabilitas dan kelarutan obat | Tablet effervescent, sirup, granul |
| Industri Tekstil | Agen pengatur pH dan mordant ringan | Membantu fiksasi zat warna dan kontrol keasaman | Proses pencelupan kain katun & wol |
π§ Kegunaan Senyawa Asam Tartarat pada Industri 1οΈβ£ Industri Pangan (Baking Powder)
Dalam industri pangan, asam tartarat berperan penting sebagai komponen asam dalam baking powder. Ketika bercampur dengan natrium bikarbonat (NaHCOβ) dan air, terjadi reaksi:
- Menghasilkan karbon dioksida (COβ)
- Gas COβ menyebabkan adonan mengembang, menghasilkan tekstur ringan dan berpori
Keunggulan asam tartarat:
- Reaksi relatif terkendali
- Tidak meninggalkan rasa pahit
- Aman dikonsumsi (food grade)

π Bentuk yang umum digunakan adalah cream of tartar, hasil turunan asam tartarat.
2οΈβ£ Industri Farmasi
Dalam bidang farmasi, asam tartarat digunakan sebagai bahan tambahan (eksipien), bukan zat aktif obat, tetapi sangat penting untuk:
- Mengatur pH agar obat stabil
- Meningkatkan kelarutan zat aktif tertentu
- Membantu pembentukan tablet effervescent (reaksi menghasilkan COβ saat dilarutkan)
Contoh penggunaan:
- Tablet vitamin effervescent
- Obat larut air

- Sediaan oral cair
3οΈβ£ Industri Tekstil
Pada industri tekstil, asam tartarat digunakan sebagai:
- Pengatur pH pada proses pencelupan
- Agen bantu fiksasi warna, khususnya pada serat alami (katun, wol)
Fungsi utamanya:
- Menjaga kondisi asam ringan agar zat warna melekat optimal
- Mengurangi kerusakan serat akibat kondisi terlalu basa
- Membantu warna menjadi lebih tajam dan tahan luntur

β Kesimpulan
Asam tartarat merupakan senyawa organik multifungsi yang:
- πΉ Meningkatkan kualitas produk pangan (tekstur & rasa)
- πΉ Menjamin stabilitas dan efektivitas obat
- πΉ Mendukung kualitas pewarnaan tekstil
Karena sifatnya yang aman, stabil, dan mudah larut, asam tartarat menjadi bahan penting lintas industri.
Peran Senyawa Asam Tartarat dalam Pembuatan Wine
4 Berikut penjelasan fungsi asam tartarat dalam menstabilkan pH dan rasa pada minuman anggur (wine) secara kimia dan sensorik.
π· Peran Asam Tartarat dalam Minuman Anggur
Asam tartarat adalah asam organik utama dalam anggur dan wine. Berbeda dengan asam lain (seperti asam malat atau sitrat), asam tartarat relatif stabil selama fermentasi, sehingga menjadi penentu utama pH, keasaman, dan profil rasa wine.
1οΈβ£ Fungsi Asam Tartarat dalam Menstabilkan pH π¬ a. Penyangga pH (buffer alami)
Asam tartarat bersama garamnya (terutama kalium hidrogen tartrat) membentuk sistem buffer alami yang:
- Menjaga pH wine tetap stabil pada kisaran ± 3,0–3,6
- Mencegah perubahan pH drastis selama:
- fermentasi,
- penyimpanan,
- dan pematangan wine
π pH yang stabil sangat penting karena memengaruhi warna, aroma, dan daya simpan wine.
π‘οΈ b. Perlindungan mikrobiologis
pH rendah akibat keberadaan asam tartarat:
- Menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk
- Mengurangi risiko kontaminasi bakteri dan jamur
- Mendukung fermentasi yang lebih terkendali oleh ragi
β‘οΈ Dengan kata lain, asam tartarat berperan sebagai pelindung alami wine.
2οΈβ£ Fungsi Asam Tartarat dalam Pembentukan Rasa π a. Memberikan rasa segar dan seimbang
Asam tartarat memberikan:
- Rasa asam yang bersih (clean acidity)
- Sensasi segar di mulut (freshness)
- Menyeimbangkan rasa manis dari gula anggur dan alkohol hasil fermentasi
Tanpa cukup asam tartarat, wine akan terasa:
- Datar
- Terlalu manis
- Kurang “hidup” di lidah

βοΈ b. Menjaga keseimbangan rasa (flavor balance)
Asam tartarat berperan dalam keseimbangan:
- Asam ↔ manis
- Asam ↔ alkohol
- Asam ↔ tanin
Keseimbangan ini menentukan:
- Kualitas sensorik wine
- Karakter varietas anggur
- Persepsi rasa akhir (aftertaste)
3οΈβ£ Stabilitas Fisik dan Sensorik Selama Penyimpanan βοΈ a. Hubungan dengan kristalisasi tartarat
Pada suhu rendah, sebagian asam tartarat membentuk kristal:
- Disebut wine diamonds (kalium tartrat)
- Tidak berbahaya dan tidak memengaruhi rasa

- Justru menandakan stabilitas kimia wine
Proses ini membantu:
- Menstabilkan pH jangka panjang
- Mencegah perubahan rasa saat wine disajikan dingin
π§ Ringkasan Fungsi Asam Tartarat dalam Wine
| Aspek | Peran Asam Tartarat |
|---|---|
| pH | Menjaga pH tetap rendah & stabil |
| Keamanan | Menghambat mikroba |
| Rasa | Memberi keasaman segar & seimbang |
| Stabilitas | Menjaga mutu selama penyimpanan |
| Kualitas | Mendukung aroma, warna, dan aftertaste |
β Kesimpulan
Asam tartarat adalah komponen kunci dalam minuman anggur karena:
- Menstabilkan pH secara alami
- Membentuk rasa segar dan seimbang
- Menjaga kualitas, keamanan, dan karakter wine
Tanpa asam tartarat yang cukup, wine akan kehilangan struktur rasa dan daya simpan.
FAQ Asam Tartarat
4 Berikut adalah FAQ (Frequently Asked Questions) yang membahas Cream of Tartar, perbedaannya dengan asam tartarat murni, serta alternatif penggantinya dalam memasak.
β FAQ: Cream of Tartar & Asam Tartarat 1οΈβ£ Apa itu Cream of Tartar?
Cream of tartar adalah kalium hidrogen tartrat (KCβHβ Oβ), yaitu garam asam yang berasal dari asam tartarat. Senyawa ini terbentuk secara alami sebagai endapan kristal selama proses fermentasi anggur.
πΉ Bentuk: serbuk kristal putih πΉ Rasa: asam ringan πΉ Umum digunakan dalam memasak dan baking
2οΈβ£ Apa perbedaan Cream of Tartar dengan Asam Tartarat Murni?
| Aspek | Cream of Tartar | Asam Tartarat Murni |
|---|---|---|
| Jenis senyawa | Garam asam (kalium hidrogen tartrat) | Asam organik murni |
| Kekuatan asam | Lebih lemah | Lebih kuat |
| Rasa | Asam lembut | Asam tajam |
| Penggunaan | Baking & kuliner | Industri pangan, farmasi |
| Keamanan dapur | Sangat umum | Jarang dipakai langsung |
π Intinya: Cream of tartar adalah bentuk lebih ringan dan stabil untuk penggunaan dapur dibandingkan asam tartarat murni.
3οΈβ£ Mengapa Cream of Tartar Sering Digunakan dalam Memasak?
Cream of tartar memiliki beberapa fungsi penting:
- π₯ Menstabilkan putih telur → Membantu menghasilkan busa yang lebih kaku dan stabil (meringue, soufflé)

- π° Pengembang adonan → Bereaksi dengan baking soda menghasilkan COβ
- π¬ Mencegah kristalisasi gula → Penting dalam pembuatan karamel dan permen
- π¨ Menjaga warna makanan → Mencegah perubahan warna pada sayuran rebus
4οΈβ£ Apakah Asam Tartarat Murni Bisa Digunakan Sebagai Pengganti Cream of Tartar?
πΈ Bisa, tetapi tidak disarankan langsung, karena:
- Asam tartarat lebih kuat
- Dapat membuat rasa terlalu asam

- Sulit mengontrol dosis dalam resep rumahan
π Jika terpaksa:
- Gunakan jumlah lebih sedikit
- Pastikan kualitas food grade
5οΈβ£ Apa Pengganti Cream of Tartar Jika Tidak Tersedia?
Berikut alternatif yang umum digunakan di dapur:
| Pengganti | Takaran Setara ± 1 sdt Cream of Tartar | Catatan |
|---|---|---|
| Air lemon | 2 sdt | Memberi rasa segar |
| Cuka putih | 2 sdt | Netral, mudah didapat |
| Baking powder | 1½ sdt | Sudah mengandung asam |
| Yogurt / buttermilk | ± 3 sdt | Cocok untuk adonan basah |
β οΈ Catatan: Pengganti ini tidak selalu cocok untuk fungsi menstabilkan putih telur—cream of tartar tetap yang terbaik untuk fungsi tersebut.

6οΈβ£ Apakah Cream of Tartar Aman Dikonsumsi?
β Ya, aman dan disetujui untuk pangan bila digunakan sesuai resep. Namun:
- Konsumsi berlebihan tidak dianjurkan
- Simpan di tempat kering agar tidak menggumpal
β Kesimpulan Singkat
- Cream of tartar ≠ asam tartarat murni, meskipun berasal dari senyawa yang sama
- Cream of tartar lebih lembut, stabil, dan ideal untuk memasak
- Banyak pengganti praktis, tetapi fungsinya tidak selalu identik